Perancis adalah salah satu negara yang diincar wisatawan. Tidak lengkap rasanya perjalanan kalau kita belum sampai ke Perancis. Beberapa kali bolak balik Paris dan sekitarnya, ternyata oceeee dah pokoknya Perancis itu. Selain alamnya yang menawan, banyak peninggalan sejarah (ingat cerita Da Vinci Code? Nah kira-kira seperti itu deh) dan juga berbagai tempat perbelanjaan dan makan yang menarik. Selain itu tidak kalah serunya adalah Le Printemps Festival (alias Festival musik dan art di seluruh Perancis untuk merayakan datangnya musim semi) dan berbagai pertunjukkan kaliber dunia yang ada disini. Tapi jangan cuma di Paris ya… cobalah bertualang khusus mengelilingi Perancis dan mengunjungi berbagai kotanya baik kota besar maupun kota kecilnya.

Cantik-cantik, elegant, glamour … wah pokoknya semua ada. Kecantikan Perancis yang terkenal itu (negaranya ya … kalau wanitanya sih terserah penilaian masing-masing) memang trés belle dahhh… Rasanya akan tidak puas-puas menjelajahinya.

Saran ya …kalau bisa kursus Perancis dulu beberapa lama, paling tidak untuk bisa bercakap-cakap dasar dengan orang sono. Selain mempermudah perjalanan kita, mereka akan sangat menolong sekali jika kita bisa berbicara Perancis. Jangan belajar grammar, tapi pelajari saja percakapan dasar seperti anak kecil, membeo saja hafalkan beberapa kali. (aku lagi mikir orang sini ngomong Inggris aja suka takut disuruh Perancis pula yang ngiung-ngiung gitu bunyinya, hihihihihh, langsung tepok kepala deh hahahah). Donworry be hepi dah … sepanjang niat belajar bahasa, apa juga gampang kok… Orang Indonesia harusnya tidak mendapatkan kesulitan berbahasa, karena selain bahasa Indonesia, juga kan menguasai bahasa daerah, bahasa gaul, bahasa Jakarta dan juga bahasa Inggris, jadi belajar bahasanya harusnya mudah. Yang ada lebih nggak PD sama takut bicara saja. Tar ya kalau soal bahasa Perancis kilat aku bahas di satu artikel tersendiri.

Lalu … lalu itu loh keretanya… wah tepat waktu dah. Untuk mengelilingi Perancis ada beberapa alternatif saat ini, memakai kereta dan tiket Eurailpass khusus negara Perancis,memakai hip hop bus yang trendy, atau pakai penerbangan murah yang mulai banyak bertebaran di Eropa seperti Ryan Air, Vueling dlsb. Harga tiket pesawat kadang-kadang lebih murah daripada tiket kereta mereka. Dari Sevilla di Spanyol ke Paris aku bisa mendapatkan harga tiket penerbangan cuma sekitar Rp 400.000,-. Nah okidoki kan ? Kalau perginya berombongan dan ada yang bisa menyetir serta berbahasa Perancis, cobalah juga menyewa mobil… di jamin seru jalan-jalannya.

Eniwei buswei si wei wei lewat aku loncat kemana-mana ni ceritanya. Maklum kalau cerita Eropa ya beginilah seru. Ok kita balik ke tempat-tempatnya yang juga menarik di Perancis selain Paris ya.

Provence

Provence france

1. Provence France

Apakah ada teman-teman yang pakai reramuan kosmetik dari Perancis kah ? L’occitane? Nah beberapa jenis kosmetiknya memakai rempah dari bunga-bungaan. Salah satunya Lavender. Tahu dimana salah satu tempat di dunia yang memang hanya untuk perkebunan Lavender ? Nah disini tempatnya Provence.

Provence menawarkan suasana yang berbeda dari kehidupan perkotaan sibuk seperti Paris yang kadang membuat depresi dan melankolis. Warna-warna yang menyegarkan, disertai cahaya matahari yang lembut menyinari daerah tertinggi di Selatan Prancis ini. Berbagai bangunan berwarna kuning cerah dan diselingi petak-petak bunga lavender yang terayun-ayun di bawah sinar matahari sangat memanjakan mata.

Arles france

2. Arles France

 

Pergilah ke daerah tenang Arles, dimana banyak berserakan peninggalan Yunani. Salah satunya, arena Romawi yang masih digunakan sampai sekarang. Kalau orang Indonesia stress perginya ke Ubud, nah kalau disana salah satu pilihannya Arles ini. Van Gogh pelukis Belanda yang terkenalpun sampai sering menghabiskan waktu disini dan membuahkan lukisannya yang menawan itu. Sewalah mobil untuk menjelajahi desa-desa Provençal yang masih seperti aslinya berabad-abad yang lalu. Pasti wow dah.

 

 

Camargue France

3. Camargue France

 

Coba juga merasakan hembusan angin hangat di wajah saat berjalan-jalan di bawah rumpun pohon zaitun, melihat-lihat tempat kuda liar (kali mau balap kuda) dan flamingo merah muda di Camargue, atau cobalah minuman keras lokal, Pastis, sambil membaca buku, mengunyah keju di teras serta diiringi musik Chopin atau Listz, pada sore hari. Nah kalau sudah begini, kata mereka, siapa yang membutuhkan Paris ketika mereka punya semua itu ?

 

Lembah Loire

Loire valley france

4. Loire Valley France

 

Raja-raja, ratu-ratu, dan kaum kaya dari jaman baheula, dari berbagai generasi
membeli petak petak real estate di daerah Lembah Loire yang menakjubkan ini, tempat yang sempurna untuk bangunan istana dan kastil. Jadi, sepanjang Lembah Loire ini menjadi tempat bangunan-bangunan yang paling ikonik di luar Paris.

Luangkan waktu disini, jamin nggak bakalan bosan, dan tenggelamkan diri teman-teman dalam bayangan kerajaan-kerajaan Eropa abad pertengahan.

 

 

Chateau de chambord france

5. Chateau de Chambord France

Kunjungi rumah Catherine de Medici di Chenonceau, atau pondok berburu mewah Francois I di Chambord (namanya aja pondok padahal kastil gede bener dahhh… Raja Perancis gitu deh, pondoknya aja lebih gede dari Grand Indonesia belum istananya), dan bahkan kuburan dari Leonardo da Vinci di Amboise. Nggak kalah asik, beberapa puri telah diubah menjadi hotel dan restoran modern. Cuma ya ada rupa ada harga ya… selain itu soket (setan) pasti marakayangan hahahaha. Iyalah tempat kuno gitu.

Diakses dari Paris dalam hitungan jam dengan kereta cepat (dengan banyak tempat untuk dilihat, dan dilakukan selama teman-teman berlama-lama disini), Lembah Loire adalah pilihan yang asik bagi teman-teman yang ingin menggabungkan petualangan tinggal Paris dengan petualangan non – Paris.

 

Champagne

Champagne france

6. Champagne France

Slrrpppp ….. sedapppp….. bagi yang suka minum champagne, disinilah tempatnya. Disini bertaburan banyak rumah produksi yang kecil, produsen ‘rumahan’ non – ekspor, tetapi jika teman ingin minum seperti jet – setter , cobalah berkelana di kota- kota seperti Epernay atau Reims. Di sana teman-teman akan menemukan semua nama-nama besar produsen Champagne seperti : Moët et Chandon, Veuve Clicquot, dan Taittinger,

Coba ambil tour mengunjungi beberapa lokasi pembuatan Champagne ini (jangan lupa kunjungi Taittinger, karena produknya yang terbaik) dan mereka akan melayani Anda ketika berkunjung ke tempatnya.

Bagi penggemar sejarah kunjungi juga Notre – Dame de Reims. Disinilah tempat penobatan raja-raja Prancis selama berabad-abad. Katedral ini nyaris hancur selama Perang Dunia kedua.

 

Burgundy

Burgundy france

7. Burgundy France

Burgundy, atau Bourgogne di Perancis, dikenal sebagai ibukota gastronomi Perancis, kalau ke sini bawa uang yang banyak dan kosongkan perut juga.

Burgundy terkenal dengan makanan-makanan eksotisnya seperti escargot (keong), Boeuf Bourguignon, dan coq au vin. Waduh bahaya ini malah jadi lapar… Stop bahas makanan…

Atau mau diet cairan ? Maksudnya minum saja sampai kembung. Burgundy Pinot Noirs dan Chardonnays adalah beberapa yang terbaik di dunia. Kalau diet ini selain mabok juga cepat tidur, jadi cepat langsing hahahaha.

Lewati juga kota-kota besar, mulai dari Dijon dan Auxerre lanjut ke arah desa-desa seperti Beaune dan Aloxe – Corton. Ketika Anda mencicipi kuliner lokal di Meursault, dan berjalan-jalan sepanjang lereng bukit yang penuh anggur, Anda akhirnya akan tahu bagaimana rasanya hidup la belle vie (kehidupan yang indah)

 

Alsace

Alsace france

8. Alsace France

Alsace sekarang menjadi milik Perancis, tetapi memiliki rasa lokal ini sangat Jerman, karena dulunya dikuasai Jerman.

Perancis dan Jerman menghabiskan berabad-abad bersengketa kepemilikan wilayah timur ini, diakhiri Perancis dengan definitif mengklaim wilayah ini pada tahun 1945.

Setelah menjelajahi pedesaan yang memukau, pastikan untuk juga berkunjung ke Strasbourg. Strasbourg adalah kota Perancis keenam terpadat, juga tempat pasar Natal yang terkenal di dunia, sebuah katedral Gothic yang mengesankan, tempat bermukimnya banyak lembaga-lembaga Eropa yang terkenal.

Jangan lewatkan daerah yang dikenal sebagai La Petite France ini. Kotanya dipenuhi dengan jalan-jalan mempesona yang berkelok-kelok, dank anal-kanal yang mengalir serta rumah-rumah berasal dari abad ke 16 dan 17. Untuk mereka yang berharap untuk berlatih bahasa Jerman dan Perancis disinilah tempatnya.

Nah itulah beberapa tempat yang aku rekomendasikan untuk dijelajahi di Perancis. Asik kan… aku saja jadi gatal ingin membeli tiket hahaha. Masih ada yang lainnya banyak, cuma harus maklum ya selain nanti kepanjangan juga akan pegel ngetiknya. sampai di daerah Prancis lainnya.

 

Photo via 1 2 3 4 5 6 7 8