Budget terbesar ketika kita bepergian adalah makanan. Betul … Harga makanan di negara-negara favorit seperti Singapore, Jepang dan negara2 Eropa bisa bikin kantong bolong dalam sehari. Ada beberapa trik untuk berhemat dan tetap dapat makan nikmat.
1. Hindari pergi ke restoran setiap hari. Bukan tidak boleh makan di restoran tapi bersiaplah mengeluarkan $50 – $ 100 / makan. Kalau dana anda terbatas jangan biasakan makan di restoran. Di Jepang anda bisa dengan mudah mengeluarkan ¥10.000- ¥ 20.000 untuk makan di restoran (x 120). ¥ 5.000 biasanya hanya mendapat nasi dan beberapa lauknya plus juice dan minuman. ¥ 2.000 hanya untuk segelas kopi dan 2 potong kue 😀.
2. Hindari sering-sering ke kafe. Ini yang bikin kantong bolong … Ingat harga yang unreasonable untuk segelas kopi belum termasuk kuenya itu bisa buat dana anda ajalan beberap ahari habis hanya untuk makan sehari.
3. Belilah makanan siap saji di minimart yang tinggal dimasukkan ke microwave untuk dipanaskan. Banyak yang nikmat dan terjangkau untuk ukuran di negara tersebut (jangan mengukur dengan di Indonesia ya sudah pasti semua akan menjadi mahal karena uang kita kursnya rendah sekali dibanding mata uang lain. Biasakan untuk mengalikan 2-3x apa yang kita makan di Indonesia) Di Singapore berkisar antar $3 – $6, di Jepang dimulai dengan harga ¥100. Paket makanan ¥ 500 cukup membuat kita kenyang …
4. Beli roti di bakery. Solusi cepat untuk mengurang rasa lapar adalah membeli roti dengan berbagai macam rasa dan satu botol aqua. Banyak tersedia roti di bakery di stasiun stasiun dengan harga ¥100- ¥300. Ada berbagai macam rasa yang bisa disesuaikan dengan lidah kita. Biaya perjalanan yang juga bikin kantong bolong adalah aqua. Sebotol aqua kecil di Singapore adalah $1.5 – $2 (x 10.000 rupiah) , Jepang ¥ 200 – ¥ 300 (x 120 rupiah), Eropa €2- €3 (x 17.000), London Pounds 2-3 (x 21.000) Jadi kalau bisa carilah penginapan yang menyediakan air minum dan bawalah air tersebut ketika kita berjalan2.
5. Beli makanan di supermarket. Harganya sangat jauh berbeda dengan di restoran. Satu ayam bakar rasa madu utuh lengkap di supermarket Singapore berkisar antara $8-$10 dan bisa dimakan untuk 3x dalam sehari. Satu kotak orange juice berkisar antara $3-$4 dan bisa untuk 4x minum. Bandingkan jika minum juice yang sama di restoran, satu gelas kecil bisa seharga $3 😀. Di Jepang harganya mirip sekitar ¥ 800- ¥ 1.000 untuk ayam panggang. Bahkan di Bangkok yang dulunya murah karena inflasi dan turunnya mata uang kita, kini harga harga juga menjadi lebih mahal. Tapi masih lebih murah dibandingkan kita belanja di supermarket Jakarta. Anehnya sushi di Pattaya masih berkisar B10 alias 4.000 rupiah satu.
Sahabat perutku kalau lapar adalah segera mencari supermarket terdekat. Pilihan lain adalah membeli roti dan isinya di supermarket, dan membuat macam2 sandwich. Selain itu juga tersedia kemasan makanan dalam packing. Harga di supermarket dengan di mini maret tidak berbeda terlalu banyak hanya sekitar ¥ 30- ¥ 50 / paket untuk di Jepang.
6. Jangan beli makanan di tempat turis. Satu hal yang harus dihindari adalah membeli makanan di tempat turis. Selain karena godaan mata dan perut lapar setelah berkeliling biasanya kita ingin duduk santai dan menikmati makanan. Padahal harganya bisa 1 1/2 x – 2 x lebih mahal. Lebih baik bawalah bekal sebelum pergi ke tempat tersebut. Daerah Asakusa yang populer bagi turis merupakan daerah yang ditata sedemikian rupa sehingga sepanjang perjalanan kiri kanan depan belakang sudah ditata dengan berbagai toko makanan, cindera mata dan aksesories. Hindari berbelanja di tempat seperti ini cukup foto saja hehee. Berjalanlah anda ke lorong lorong di sekitar kawasan ini yang agak jauh dari kawasan templenya maka anda bisa mendapatkan harga berbeda yang cukup signifikan.
7. Beli buah-buahan di supermarket setiap 2-3 hari dan taruhlah di kulkas. Selain baik untuk kesehatan badan juga membantu pencernaan kita. Namun memang harga buah buahan di Jepang lebih mahal 2-3x lipat. Pisang 4 buah di Jepang bisa seharga 72.000, di Singapore hanya 18.000 mirip dengan di Jakarta, di Sukabumi tinggal metik dari pohon belakang rumah hehehe. Tidak apa apa kalau kita sudah membuat budgetnya dan bersiap. Dan bagus untuk kesehatan pencernaan. Pilihan lainnya adalah membeli yoghurt.
8. Fast food bisa menjadi pilihan walau tidak disarankan berkali kali, lebih baik carilah counter juice atau buah potong atau salad …
9. Minumlah vitamin C dosis tinggi setiap hari untuk menjaga kesehatan anda selama perjalanan.
10. Makanlah di foodhall rakyat jangan di mall. Sepiring nasi dan lauk dan minum di Ion Singapore akan menghabiskan $ 10 – $ 12. Sementara menu yang sama di foodhall rakyat hanya berkisar $4 – $6 ! Di beberapa tempat lebih miring lagi, seperti di kawasan Lavender nasi dan lauk2 hanya seharga $ 2,5 Sangat signifikan untuk berhemat dan menggunakan uangnya untuk hal lain. Makanan yang mirip di Jepang misalnya nasi dengan ayam, jika anda membelinya di resto maka paling tidak anda akan dikenakan ¥800-1200, tapi di supermarket dalam bentuk kemasan anda hanya membayar ¥480
11. Sushi sashimi ramen udon… Boleh sekali kali makan di restoran namun bersiaplah dengan dana ¥ 2.000 ke atas untuk sekali makan di Jepang. Hitunglah dulu pengeluaran seperti ini sebelum anda berangkat sehinga anda tidak terjebak kehabisan uang setengah perjalanan karena makan. Apalagi di Jepang makanan semuanya enak, tinggal siap pulang timbangan koper dan timbangan badan bersaing…
11. Memasak sendiri makanan … Ya di beberapa guest house/ apartemen/ hostel mereka menyediakan peralatan memasakbetulan, selain panci, penggorengan, kompor semuanya ada. Di Paris aku menghabiskan satu jam untuk memasak ayam goreng dan nasi goreng walau dengan bumbu pedas yang agak agak ajaib rasanya. Di Seminyak, tinggal di townhouse dan menyewa satu rumah sendiri dua lantai dan ada dapur besar serta naik sepeda kemana mana menjadi salah satu kenangan perjalanan aku yang menarik, Jadi ini bisa menjadi pilihan tempat anda menginap dimana anda bisa memasak sesuka hati. Jangan lupa untuk membereskan dan mmbersihkan peralatan untuk dipakai tamu berikutnya.