Ada begitu banyak terseida oleh-oleh camilan di jogya. Misalnya geplak, pia, gatot, keripik, kerupuk, permen, manisan, cenil dan tiwul.

Lucu-lucu ya namanya …. kebanyakan bahannya berasal dari ketela pohon dan kelapa. Mirip dengan yang ada di Thailand, mereka membuatnya secara tradisional, diolah produksi rumahan.

Rasanya banyak yang manis, maklum orang Jogya suka yang manis-manis. Mungkin malahan kadang terlalu manis bagi orang luar Jogya.

Di sekitar Pasar Beringharjo berderet banyak sekali oleh-oleh camilan ini. Ada yang memang di pertokoan, ataupun di lapak-lapak sepanjang jalan. Harganya tidak jauh berbeda. Kalau di pinggir jalan juga tersedia berbagai jenis masakan tradisional jawa di sana.

Harganya tidak terlalu mahal, dengan uang 50.000 pun kita bisa banyak membawa oleh-oleh camilan yang disukai. Kalaupun kita ingin makan di pinggir Malioboro , kadang hanya dengan uang 20.000 pun sudah kenyang sekali.

Cobalah masuk ke area Pasar Beringharjo, dan disana kita akan menemukan lebih banyak lagi variasi makanan tradisional Jogya.