Market Village Hua Hin Thailand

Market Village itu benar-benar market dalam arti sebenarnya, semuanya ada disana.

Market Village adalah satu pusat perbelanjaan di Hua Hin. Tempat yang menarik karena banyak sekali pilihan makanan dan produksi lokal Thailand yang ada disana.

Saat aku tiba disana, sekitar jam 9.30. Jadi masih harus menunggu mallnya buka dahulu. Maklum sengaja datang pagi, supaya tidak panas di jalan, karena dari hotel menuju pusat kota, aku perlu berjalan kali dahulu sekitar 1.5 kilometer untuk sampai ke tempat perbenhentian angkutan umum. Sekalian olahraga, tapi karena tidak terbiasa, yang ada pegal linu, dan tempelan koyo setiap malam.

Suasana pagi termyata sudah agak ramai … ternyata disitu sedang ada pameran produk-produk buah-buahan dan sayur-sayuran di hall luarnya. Macam-macam yang dijual disana. Kalau teman-teman penggemar durian Bangkok yang terkenal itu betah deh disitu. durian bertumpuk-tumpuk dan sebesar kepala orang dewasa. Belum lagi buah-buahan lainnya, pisang, mangga, jambu, delima, dan berbagai sayuran. Pokoknya meriah sekali seperti di pasar terbuka. Pajangan lucu-lucu juga tersedia disana, selain aromatherapy, berbagai jenis jamu herbal dan keripik tradisional.

Yang menarik itu di Thailand adalah kemasan dan cara mereka membuat display produksinya. Beberapa keripik yang mirip dengan di Indonesia, mereka berikan bungkus yang cerah dan menarik. Kalau tidak jaga mata dan kantong, baru lihat peragaan disitu bisa bolong dah. Kalau soal kemasan seperti ini, Indonesia masih kalah jauh deh. Jarang orang Indonesia yang memikirkan akan kemasan.

Jualan moci misalnya dari aku TK sampai jompo (nggak deng masih muda hahaha) ya kemasannya sama saja seadanya. Produk moci yang sama di Thailand atau Jepang bisa mereka kemas dengan apik, dengan demikian harganya jadi lebih mahal. Dipikir gila juga ya kita beli bungkus daripada isi. Hahaha. Lah iya toh, sampai mulut rasanya sama, kotaknya sih dibuang ke tempat sampah. Belum pernah lihat yang bawa oleh-oleh kotak makanan cantik dari Jepang, lalu karena sayang buang duit, bungkusnya sekalian dikunyah. Hahahahaha.

 

Masuk ke area tokonya, wuihhhh ternyata tokonya menarik. Banyak toko-toko kecil yang dijajakan dengan bentuk kedai bertenda mungil-mungil. yang juga menarik ada seluruh wallpaper dan display bendera-bendera di seluruh area pertokoan itu sama rasa sama desain. Tidak bertabrakan. Kalau di Indonesia, mata kita bisa juling beneran, satu ke kiri satu ke kanan, kalau lihat display pertokoan disini. Kadang-kadang tidak ada konsep dan bertabrakan. Belum lagi speaker pengeras suara di tiap toko memutar lagu saling bertabrakan dan sekeras-kerasnya. Hihhhhh langsung polusi suara. Disana, kalau satu speaker toko berbunyi untuk lagu ya semuanya sama, tidak setiap toko lalu memutar lagu masing-masing.

Eh balik ke sana, udah mulai melantur ni, ahahaha. Iya pokoknya menyenangkan olahraga pagi disana, karena mallnya saling teratur dan menunjang sangat menyedapkan mata. Sayang karena kepagian, belum pada buka. Akhirnya aku putuskan keluar dulu, ada Burger King di luar, jadi bisa sarapan. Niatnya olah raga, berhubung lapar tetep saja ke Burger King hahaha.

Jadilah makan di BK dulu. Lumayan mengisi perut lapar. Di tengah-tengah lagi makan, mau ke kamar kecil sebentar. Eh surprise, ternyata di depan BK itu sederetan sepeda bisa disewa, lengkap dengan nomor telepon bisa dihubungi. Hedehhh bukan dari kemarin-kemarin. Ini besok pulang pagi, baru menemukan sepeda sekarang. Pokoke lain kali kalau ke Hua Hin, sewa sepeda saja disitu untuk keliling kota…

 

Habis pipis kuterus mandi, eh salah ya … ya balik ke BK lagi untuk beres-beres laptop dll yang ditinggal. Dan ternyata pertokoan sudah buka semuanya sekarang. Nah ini dia yang ditunggu. Kembali ke toko deh.

Masuk ke dalam arena pertokoan lagi. Wah ternyata ada pameran anjing macam-macam. selain binatang peliharaan lain. Sayang kucing tidak ada. Padahal aku kan penggemar kucing. Kalau permainan dan makanan kucing sih ada. Tapi ngapain ya beli makanan kucing jauh-jauh ahahaa.

Yang lebih seru ternyata pamerannya bukan hanya anjing. Ya ampun, beneran kaya pasar dah di area mall yang megah itu. Tahu binatang apa saja yang dipajang ? Ajaib dah. Buaya, biawak, reptil, kambing didandanin pakai slayer – banyak pula, Llama dan babi. Eh buset deh, babi masuk ke mall? Sama Llama ? Ya itulah Thailand, babi mungkin bisa jadi peliharaan di rumah. Yang aku masih bingung mau pelihara Llama sama biawak atau buaya gimana ya di rumah ? Meluk kucing sih aku berani. Lah tidur meluk buaya gimana ya ? Bangun, kepala aku sudah dikunyah kali. Ahahaha.

 

 

Itu si kios kedai kecil-kecil ternyata macam-macam yang dijual, Crocs, perhiasan, tas, baku dan lainnya. Seru juga lihat. Konsep Market kaki limanya dibawa ke dalam mall dan diubah seolah-olah kita belanja di kedai-kedai padahal di dalam mall. Dan barangnya terjangkau pula.

Sementara di sekelilingnya, bertebaran berbagai toko. Lantai 1 nya didominasi oleh berbagai kafe dan restaurant. Sementara lantai berikut berisi toko seperti Ace Hardware dan gadget juga segala tetek bengek elektronik, salon, permainan, bioskop dan banking hall.

 

Masuk ke area tokonya, wuihhhh ternyata tokonya menarik. Banyak toko-toko kecil yang dijajakan dengan bentuk kedai bertenda mungil-mungil. yang juga menarik ada seluruh wallpaper dan display bendera-bendera di seluruh area pertokoan itu sama rasa sama desain. Tidak bertabrakan. Kalau di Indonesia, mata kita bisa juling beneran, satu ke kiri satu ke kanan, kalau lihat display pertokoan disini. Kadang-kadang tidak ada konsep dan bertabrakan. Belum lagi speaker pengeras suara di tiap toko memutar lagu saling bertabrakan dan sekeras-kerasnya. Hihhhhh langsung polusi suara. Disana, kalau satu speaker toko berbunyi untuk lagu ya semuanya sama, tidak setiap toko lalu memutar lagu masing-masing.

Yang kudu didatangi itu toko semacam Ace Hardwarenya di Indonesia. Namanya Home Pro. Waduh, itu sih seperti toko bahan bangunan raksasa. Mau apa saja kebutuhan rumah ada semua disitu. One stop shopping. Lantai keramik saja ada beratus-ratus tipe tersedia, belum lagi peralatan memasak dan elektronik di dapur. Ada banyak macam peralatan rumah tangga lainnya. dari mulai lampu bohlam, berbagai kabel dan colokan, sampai ke tempat mandi, dan lain-lain.

Khususnya lantai keramik dan kayu, koleksinya luar biasa, banyak tiles import dari berbagai negara, dan yang menarik India. Wahhhh ternyata keramik-keramik buatan India itu penuh warna dan motif yang menarik. Sayangnya aku tidak ambil foto disana. Hanya beberapa saja, sudah capek soalnya.

Beranjak ke lantai bawah, wah ternyata lebih asik. Ada toko buku B2S walaupun  koleksinya tidak banyak. Juga ada toko sepeda, sport station yang menawarkan banyak sepatu dan sandal bagus, juga food market.

Food marketnya itu asik sekali, banyak tersedia berbagai macam hidangan dari segala rasa dan penjuru dunia dengan harga terjangkau. Nah kalau yang ini aku harus tulis di satu blog tersendiri ya.

Ciao…