Wisata kuliner yang aman.

Salah satu kegiatan yang kita sukai selama berwisata tentunya makan enak. Hahaha… siapa yang tidak suka makan, apalagi jika berada di negara yang kulinernya asik seperti di Itali atau di Thailand !

Akhirnya kita suka lupa diri dan makan tidak terkontrol. Untuk wisata kuliner seperti ini ingatlah beberapa tips berikut

1. Tidak semua makanan itu cocok untuk perut kita. Walau di restaurant mahal belum tentu makanan tersebut cocok. Wisata kuliner yang aman itu memerlukan kehati-hatian.

Aku pernah dua kali keracunan makanan di negara orang sampai masuk emergency.  Padahal yang satu makan Mcdonald di SIngapore Lucky Plaza, dan sekali lagi di restaurant Italia di Aonang Beach Khrabi Thailand. Waduh nggak lagi dah, rasanya ampun, sampai cancel perjalanan dan memesan tiket pesawat baru.

Di Aonang itu parah sekali, karena letaknya jauh dari kota, aku dan temanku Livina jam 3 subuh menerabas hutan rimba naik tuktuk selama 2,5 jam untuk sampai ke kota besar terdekat. Dan di sepanjang perjalanan sudah muntah terus menerus dan dehidrasi, Nyaris melayang ke surga itu saat itu.

Padahal siangnya sudah ke dokter, cuma kayanya miskomunikasi deh, aku nunjuk perut, lah dokternya nunjuk sakit leher hahahaha. Tukang tuktuknya juga sampai panik dan ngebut sengebut-ngebutnya dengan dua penumpang besar di belakang dan dua koper. Itu sampai si tuktuk ngetril ngejengkang ke belakang.

Jam segitu tidak ada taksi juga seliweran. Dan betul-betul kita mengambil jalan pintas masuk hutan…. Duh pengalaman deh ya. Nggak lagi-lagi sok eksotik bertualangan ke tempat jauh tanpa persiapan kesehatan yang cukup.

2. Ingat umur ya ! Semakin tua kita, badan kita tentunya semakin peka terhadap berbagai jenis makanan yang masuk kita lahap. Dengan demikian pikir-pikir makanan apa yang akan kita cerna. Boleh bereksperimen tapi jangan berlebihan. Juga minuman ya… Pengalaman lainnya di Bali, minum 3 gelas Sangria, Grasshoper dan Singapore SLing. Pulang digotong temanku hahahahaha. Rupanya aku tidak kuat badannya dengan minuman. Beneran digotong dah ahahahaa.

3. Selalu sediakan Norit kalau bepergian. Norit itu pil karbon untuk menyerap racun dan lainnya di dalam perut. Norit merupakan pertolongan pertama jika kita merasakan sebah atau tidak enak perut. Lainnya juga sediakan Enzyplex untuk menyeimbangkan enzim pencernaan. Pokoknya, wisata kuliner itu juga harus dengan waspada, jangan semua gelap mata dimakan

4. Berhati-hati jika makan kuliner kaki lima di berbagai negara. Memang yummy kita bisa mencoba makanan asik tradisional. Aku pernah merasakan diare mencret semencret-mencretnya hanya gara-gara makan eksotif sup sayur entah apa dan sea food gara-gara dipaksa temanku.  Nah itu kejadian deh, asli tersiksa dua hari tidak bisa keluar kamar karena mencret habis berjaya.

5. Jangan terlalu banyak makan berlemak, cake, kue dan camilan sedap lainnya. Nah ni dia ya… kalau masih nekat ya jangan lupa bawa senjata dari rumah, Norit, Enzyplex, obat kolesterol dan lainnya.

Ok … pokoke wisata kuliner boleh, cuma jaga diri ya… jangan sampai sakit di negara orang.