Kawasan Old Market Siem Reap

Siem Reap Old Market  seru deh… wajib ke situ kalau ada di Siem Reap. Old Market itu dulu kawasan  yang masih becek dengan jalan-jalan tanah, tapi sekarang bertranformasi menjadi pasar tradisional yang bersih dengan jalanan beraspal. Di sini saja teman bisa mengunjungi berbagai toko yang menjual barang-barang kerajinan tradisional Khmer. Letaknya  di lokasi yang strategis tepat di jantung kota Siem Reap, dan itu adalah tempat utama untuk belanja. 
Kios-kios bangunan pasar ini yang tersebar di area berbentuk persegi, yang menarik banyak wisatawan. Tata displaynya yang menarik  juga memikat kita hanya untuk datang dan berjalan-jalan. Selain itu banyak juga terdapat berbagai  melalui  oleh-oleh makanan yang menarik.
Selain itu, teman dapat juga melihat atau membeli souvenir, berbagai jenis batuan perhiasan, tas, pakaian bahkan perhiasan emas.
Yang juga menarik adalah kawasan bangunan-bangunan tua di sekitar pasar ini yang telah direnovasi ulang menjadi berbagai restaurant dan kafe.

Tekan tombol di kanan kiri gambar ini untuk menggeser dan melihat foto lainnya.

Siem Reap memiliki banyak gedung peninggalan arsitektur kolonial dan gaya Cina di Old French Quarter, dan di sekitar Old Market. Di are ini banyak sekali terdapat bangunan tua yang direnovasi dan dijadikan pusat berbelanja dan wisatawan, seperti misalnya restoran, spa, kafe, hotel dan banyak lagi.
Sangat menarik hati, karena kita bisa menemukan banyak peninggalan Perancis disini. Gedungnya banyak seperti di Eropa, dan sekarang ini direstorasi dengan menggunakan berbagai bahan seperti kaca, cat yang berwarna-warni dan lain-lain.
Dulu sekali ketika aku berkunjung ke area ini pertama kali, masihlah kumuh dan gelap tidak terurus. Namun sekarang telah berubah wajah banyak sekali dan menjadi cantik.
Masakan Khmer atau yang lebih dikenal sebagai masakan tradisional rakyat Kamboja, nyaris mirip dengan di Indonesia. Hidangan makanan biasanya disuguhkan dalam berbagai macam makan, biasanya dari satu piring dan banyak mempunyai rasa yang kontras, tekstur yang berbeda, dan menggunakan banyak rempah-rempah, daun, sayuran acar, berbagai macam saus, bahkan bunga yang bisa dimakan serta bahan lainnya. 
Beras merupakan makanan pokok di Kamboja, dan tersedia setiap kali makanan, baik sebagai pengiring dan digunakan sebagai bahan untuk banyak hidangan. Menurut International Rice Research Institute, ada sekitar 2.000 varietas padi yang asli ke Kamboja yang dikembangkan selama berabad-abad oleh para petani Kamboja.
Makanan berkuah terutama dengan rempah dan santan, merupakan favorit rakyat. Ada berbagai jenis macam rasa yang diolah dari kelapa dan menjadi santan.
Wisata kuliner ? Ingin sesuatu yang berbeda tapi tetap enak seperti Thai food ? Nah cobalah makanan Siem Reap di Kamboja, pasti ketagihan dan akan kagum betapa mudahnya mereka mengolah berbagai makanan  dari salad segar dingin sampai ke daging pedas.
Banyak hal berbeda disini walaupun menggunakan bumbu yang sama . Jadi apa yang yang mereka gunakan?
Begitu banyak pilihan: dari makanan jalanan, seperti ikan air tawar dipanggang dalam daun pisang dengan mint dan serai, atau di restoran, seperti goreng ayam dengan kunyit dan panggang terung.
Jahe, kunyit, adas manis, kapulaga, pala, serai, lengkuas santan, ketumbar, dan mint yang cukup umum di Kamboja. Mereka juga pandai mengolah berbagai macam  salad dan makanan dingin dengan kacang. Di Siem Reap, misalnya, teman akan  memiliki begitu banyak pilihan, dibumbui dalam banyak cara.