Niat bepergian ke Eropa ? Ragu-ragu dengan keamanan di sana ? Dengar-dengar banyak copet di Paris atau di Roma ? Ya betul… Eropa tidak selalu indah. Salah satu temanku dirampok habis di salah satu stasiun Metro Paris. Sampai sepatunyapun diambil, dan dia pulang tanpa sepatu ke hotelnya. Apes banget ini orang. Ya makanya kita kudu hati-hati di luar negeri. Tidak semua yang kelihatan indah di brosur lalu indah juga dibaliknya.

Bagaimana caranya kita menjaga diri dan bawaan selama di Eropa ?

Beberapa tips di bawah bisa menjadi panduan.
**Jangan meleng, tampak kebingungan atau panik di tempat baru.**
Ini dia nih yang suka jadi inceran. Kalau kita bingung lebih baik jangan bergerak dulu. Cari tempat duduk, diam dan mulai cek satu-satu rute, arah, transport dll. Setelah kita lebih tenang dan fokus, baru bertanya kepada orang di sekitar

**Hindari daerah-daerah gelap dan sepi**
Seaman kota apapun apalagi di Eropa, terutama wanita, hindari jalan-jalan sepi dan gelap. Jangan coba-coba keluar tanpa tahu arah setelah jam 10 malam.

**Hindari pemakaian perhiasan berlebihan**
Ini mau jalan foto apa mau peragaan busana ? Berpakaian sewajarnya dan cobalah memakai mode yang dipakai orang sekitar, jangan menyolok sendiri. Untuk pria jangan semua gadget mahal keluar ya. Kamera DSLR puluhan juta, laptop, smartphone, jam tangan mewah ditenteng kemana-mana. Gaya nggak yang ada dirampok di jalan. Berlakulah wajar, jangan pameran di negara orang. Di Paris memakai barang bermerk masih ok, tapi kalau mau jalan ke daerah seperti kota tua Colmar misalnya, pakailah yang lebih sederhana.

**Hindari kerumunan anak-anak, kumpulan pemuda dan orangtua yang aneh**
Maaf ya bukan prejudice, tapi lebih baik berjaga-jaga daripada ada apa-apa. Seringkali mereka pengalih perhatian sementara pencoleng yang sebenarnya sedang beraksi tanpa kita sadari. Apalagi di daerah2 turis seperti Rome, Milan, Paris, Barcelona. Di Barcelona aku pernah kena kehilangan 80 Euro hanya karena kerumunan gypsi & orangtua, Untung uangnya sedikit dan tidak di satu dompet. Di Paris Montmatre nyaris dihipnotis oleh negro disana, untung sadar dan bisa melarikan diri. Jadi selalu berhati-hatilah.  Kalau menonton pertunjukan jalan nah hati-hati, di belakang kita kadang suka ada yang sudah stand by memperhatikan  bawaan kita.

**Jangan taruh tas sembarangan**
Kalau duduk di kafe, tas jangan disampirkan di kursi kita, atau taruh disamping. Maling disana bisa dengan cepat mengambil tas tanpa kita sadari. Taruh tasnya di atas meja, dompetnya dikantungi, atau ada dua tas, satu tas besar, satu tas untuk dompet yang dikalungkan di leher.

**Pecahlah penyimpanan uang di beberapa tempat**
Keluarkan dompet yang berisi budget harian saat itu saja, jangan mengeluarkan semua uang dalam saat bersamaan. Pecahan besar taruhlah terpisah. Ingat tempatnya, jangan pikun lupa pula hahahaa.

**Pisahkan koin dan uang kecil di dompet harian**
Batasi hanya sekitar Euro 20-30 di dalam dompet tersebut per harinya. Jaid kalau ini dicopet, tidak bakal sakit hati.
Jangan pula kebanyakan dompet, yang ada nanti bingung.

**Selalu bawa kartu nama hotel dan teleponnya**
Kalau nyasar tinggal tanya orang nama hotel itu. Jangan lupa foto itu kartu supaya ada di HP.

**Atur supaya di dalam tas tangan terorganisir**
Jangan berantakan, satu saat mungkin teman panik, tidak usah mengacak-ngacak isi tas semua, cukup bagian yang mau dicek saja. Gunakan bag organiser atau pouch untuk mengatur isinya.

**Copy dokumen perjalanan**
Passport serta semua dokumen perjalanan, selalu copy 3-4 buah, sebar fotocopynya di koper / ransel, dompet, tas tangan dan online.

**Beli kunci locker bernomor beberapa buah**
Belilah kunci locker bernomor untuk mengunci tas tangan dan koper teman.

**Kartu kredit/ debet**
Siapakan dan gunakan MAKSIMAL 2 kartu kredit saja. Jangan lebih. Jangan lupa catat semua pemakaian. Jangan lupa otorisasi ke call center dahulu sebelum pergi untuk bisa dipakai di Eropa.

**Bawa buku catatan harian**
Siapkan buku catatan harian / journal /agenda untuk mencatat semuanya, sehingga tidak panik atau bingung sudah kemana saja dan akan kemana tujuan berikutnya. Di dalamnya bisa berisi : catatan perjalanan, rute, kesan, idea, pengeluaran budget vs pengeluaran dan hal lain yang mau ditulis.

**Buat budget maksimal pengeluaran sehari**
Buat budget misalnya E50-100 / day. Siapkan dan gunakan uang itu untuk seharian. Jumlahnya terserah, tiap orang mempunyai batas pemakaian yang berbeda. Tanpa adanya budget ini tidak kerasa tahu-tahu uang kita habis dengan cepat, sementara perjalanan masih panjang kan berabe.

**Jangan pernah memakai tas selempang lalu diletakkan di belakang punggung**
Copet disana super lihai, tanpa terasa, tas bisa dibuka dengan cepat dan uang raib. Saat-saat ramai di Metro, jangan memaksakan diri, toh kereta akan datang lagi beberapa menit kemudian. Copet banyak beraksi di saat-saat seperti ini. Jangan lupa untuk selalu meletakan tas di depan.

**Hati-hati di tempat turistik**
Di tempat-tempat turis biasanya karena kita meleng melihat kiri kanan atas bawah, kita lupa dengan barang kita, kamera, tas, hp, dompet. Sebelum foto2, bersihkan tangan teman dari barang lainnya, Hp dan dompet bisa dimasukkan terlebih dahulu ke tas. Jangan lupa mengecek risleting atau bahkan menggemboknya.

**Waspada orang baru kenal**
Jangan tergiur tampang cakep yang seolah-olah sok kenal… Ramah boleh, kenalan boleh tapi jangan lupa diri, hahahaha dibawa kabur loh baru tahu… Kejadian seperti film Taken dimana seorang anak remaja gadis diculik komplotan buat diperjualbelikan itu bukan khayalan film semata. itu berdasarkan kisah nyata lagi… jadi hati-hati ya.

**Hindari multitasking di keramaian**
Maksudnya, jangan di tempat wisata, sibuk chat, post, lalu bawa tas belanjaan, bawa dompet, bawa kamera dalam saat bersamaan, lalu menerima telepon pula. Dalam kondisi seperti ini sangat mudah kita lupa atau dirampok secara kita tidak sadar.

**Bawalah passport kemanapun**
Dengan situasi Eropa seperti ini dimana banyak ancaman keamanan, terkadang polisi tidak pandang bulu, siapapun bisa diciduk di jalan, apalagi kita berwajah Asia. Kalau kita tidak siap dengan data passport dan data lainnya (hotel, dll), alamat bisa panjang urusan.

Selalu buat beberapa copy passport, satu dibawa-bawa, satu di tas, satu online. Jadi kalau diperlukan petugas keamanan minta cek passport, tunjukkan yang asli dan berikan copynya.Catat selalu nomor kedutaan RI dimanapun !!!

**Beritahu rute kemana-mana untuk keluarga di Indonesia**
Jangan main hilang disana dan membuat cemas ya. Satu copy rute perjalanan kita perlu disimpan dan bisa diakses orang di rumah. Kenapa, kalau misalnya ada apa-apa dan kita belum sempat kontak, orang di rumah sudah tahu mencari kita dimana. Kabari keluarga reguler setiap hari. Walau sepertinya basi, wajib ya. Dengan demikian mereka tahu kita sudah sampai mana dan selamat.

Selamat merencanakan perjalanan.